.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Tuesday, February 11, 2014

Aku udah Lelah Ma !!



Judul postingan diatas terinspirasi dari curhatan seorang orangtua yang mengeluh tentang anaknya, tapi si Ibu tersebut dibikin bingung, knapa putrinya sampe berkata begitu.

2 bulan ini memang putri (sebutsaja namnya begitu karena perempuan 15 th)  tampak gak ada semangat, gairah belajar sama sekali nggak ada, sering dikasih pengertian, knapa sering masuk sekolah terlambat, knapa ngerjain tugas-tugas kadang dikerjain kadang nggak sama sekali, ketika ditanya alasannya karena ketiduranlah, kecapeanlah, beribu satu alasan.

Betapa menjerit seorang Ibu menerima kalimat itu dari putrinya, mungkin kalo kita juga yang merasakan tentunya akan apa yang dirasakan sang ibu tersebut, sang Ibu tiap hari selalu bertanya terhadap putrinya itu, sampe sang Ibu sempet Emosi juga, terpancinglah emosi si ibu, jelas dengan tindakan si Ibu dengan nada tekanan malah putrinya semakin tertutup, siapapun semakin ditekan sianak tidak akan pernah mengeluarkan isi hatinya.

Kedatangan sang Ibu dengan tergopoh paruh baya, sambil nangis, "apa yang harus saya lakukan bu, dengan anak saya, saya sudah melakukan apa saya mampu biar tuh anak bisa ngomong", tentunya saya pun kaget, ketika si ibu menjelaskan bahwa anaknya ketika ditanya " Aku udah lelah Ma..!!" hati sayapun meringis, hmm pantes itu anak murung terus.

Setelah berlama-lama denger curhat sang ibu yang penuh bimbang dan galau karena putrinya, esoknya saya panggil Putri tersebut, dan saya bawa ke ruangan dimana anak enak untuk bicara, tentunya berbicara 4 mata, walaupun saaat itu emang agak lama dengan berbagai cara saya lakukan , dengan pendekatan hati ke hati, setelah 1 jam Putri bisa Bicara dengan terbata-bata.

"Nak, Ibu juga pernah ngalamin masa kaya putri, pernah merasakan bagaimana patah hati ama pacar, sakit hati ama teman, kecewa ama guru, tentunya semuanya ibu pernah melakakan, tapi tetep kita punya masa depan, yuuk liat ibu, ibu disini jangan dilihat karena kesiswaan, anggap ibu sebagai teman, sahabat, sebagat kakak putri juga, alangkah enaknya beban yang ada dihati kita kalo kita bisa keluarin ke seseorang, (tentunya yg dipercaya)."

Aku bilang " kamu punya beban berat nak, bialng ke ibu, biar bebanmu berasa ringan," menangislah dan meledaklah si anak, tentunya akupun ikut keluar air mata, rasa iba dan empati, putri bilang " Ibu aku punya beban, aku lelah bu, dengan ancaman seseorang dari facebook, saya udah hapus akun facebook saya, tolong aku buuu.." dengan nangis terbata-bata, " aku lelah bu menghadapi ini semua" .

Ternyata putri tersebut udah menjadi korban dunia maya, dia sempet janjian ama seorang lelaki yang di facebook, ampe kenalan, ketemuan, dan putri mau diajak tidur bareng, *aku berusaha untuk terus dia menceritakannya* setelah terpancing, keluar semuanya.

Dan putri byk ancaman dari sms, inbok dan BBMnya, ancaman yang katanya akan bilang ke Ibunya bahwa dia udah tidur bareng. "pengakuannya hanya itu".
Tapi begitu dahsyatnya bagi putri merusak psikologisnya, internet oh internet, dan yuk nak itu tidak seberapa, kalo ada apa-apa bilang ke Ibu, kamu pasti aman.bilang ke Mamamu ya nak, Mama tidak akan apa-apa. Mama pelindungmu.

Post a Comment