.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Monday, July 06, 2009

Bersama Anak bukan di DEKAT anak

Memang setiap Orangtua kadang nggak 'ngeh' antara bersama anak dan DEkat anak....padahal kedua-duanya sangatlah penting...teruatama yang kedua orangtuanya bekerja dan otomatis efektifitas bersama anak sedikit.....ada tips  and Trik nih dari Abah Ihsan Baihaqi (pendiri sekolah Orangtua PSPA)

1.sesibuk apapun sediakan waktu BERSAMA ANAK. setengah jam sehari minimum. tak berlebihan dan tak berat insya Allah menyediakan waktu setengah jam sehari kan? syukur2 bisa satu jam sehari. 

Bersama anak itu artinya bukan Anda di DEKAT ANAK, ada banyak orangtua 24 jam hadir di dekat anak tapi tak 5 menit pun BERSAMA ANAK. bersama anak itu artinya anda bicara DENGAN anak, bukan bicara KEPADA anak. Anda mendengar hati anak. Anda mungkin juga bisa tersenyum, tertawa, menangis, menempel, mewarnai, bercerita, ngacak2 kamar, beres2 bareng2. dan lain-lain 

2. Jangan pernah MENEBUS DOSA bekerja Anda dengan menawarkan banyak hal (permainan, kue, hadiah) pada anak secara berlebihan, yang lebih dari yang dia butuhkan, bahkan mungkin anak Anda tidak membutuhkannya. banyak orangtua yang bekerja, tidak semua, kerap memberikan anaknya yang ditinggal bekerja dengan berbagai hadiah atau hampir sebagian besra keinginan anak orangtua penuhi. Ini tidak produktif untuk masa depan anak. Anak2 Anda dapat menjadi anak2 yang instant, karena segala keinginan anak dipenuhi. 

3. Sebelum tidur, tatap matanya, cium keningnnya doakan dia dengan penuh kekhuysuan. Jika memungkinkan, biarkan ia mendengar apa yang kita doakan. 

4. Mulailah setiap pagi dengan penuh kemesraan pada anak. Buat dia sampai tertawa jika Anda bertemu dengannya. Ketika anda berinteraksi dengan anak pada saat lelah sekallipun, sungguh yang merasakan kebahagiaan sejati adalah orangtua, bukan anaknya

5. Bekerjasama dengan suami, intstallkan nilai2 positif pada anak melalui cerita. Gantian dengan suami, senin mama, selasa papa dan sterusnya atau terserah kesepakatan anda berdua. ini adalah bekal jangka panjang untuk anak. 

3 comments:

astried said...

bicara anak memang ga ada habisnya. suka duka dan persoalan lain terkait dengan anak, memang menguras energi. di butuhkan kesabaran dan kecerdasan dalam mengatasi tingkah laku mereka..

tipsnya sangat bermanfaat mbak

Astried Meilissa

Meti Mediya said...

makasih ya mbak kunjungannya.....bersama anak kita emang banayk tantangannya...tapi gimana caranya anak merasa nyaman bersama kita.....

pelangi anak said...

Poin yang kelima sungguh menarik. Ketika masih kecil atau bisa dibilang usia prasekolah didongengi. Kalau boleh, saya ingin kasih sedikit masukan. Ketika anak sudah menginjak usia sekolah, SD misalnya, bisa mulai memperkenalkan buku-buku cerita yang mengajarkan nilai-nilai moral. Dengan begitu selain anak mendapatkan nilai moral secara langsung, dia juga akan terbiasa mengenal dan mencintai budaya membaca. Bagi ortu yang sibuk, dapat disiasati dengan menempatkan beberapa buku bacaan di beberapa ruangan. Jadi ketika anak berkunjung ke ruang manapun, di dalam rumah, dia akan selalu bisa menemukan buku. Mengingat pentingnya nilai-nilai positif dan nilai moral untuk bekal anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar, yang bisa didapat salah satunya melalui buku. Terimakasih.