.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Saturday, July 25, 2009

My First Online experience

Saat itu aku baru mempunyai anak satu.....prinsipnya saat itu aku nggak tahu dan belum tahu apa yang namanya internet.....pokoknya gaptek banget deh... Awalnya pada tahun 2005 dan saat itu pula kebetulan saya lagi hamil anak yang kedua...Ingin rasanya ada kegiatan yang positif tapi bisa berharga juga waktu untuk anak-anak..dan yaa..mudah-mudahan bisa menghasilkan hehehe...

Dan setelah ngobrol-ngobrol bersama Suami..ada masukan gimana caranya di rumah tapi bermanfaat juga alias tidak kuper..nah saat itu pula suami memperkenalkan saya tentang dunia maya ini, dan belajar browsing di google, yahoo, dan pada saat saya mengetikan salah satu kata di searching google...woooow...ternyata keren juga, banyak informasi-informasi yang bermanfaat..."kasihan ya baru tau"hehehe...

Setelah itu juga, karena setiap masuk kebeberapa web harus memasukkan alamat email....waduh nggak tahu banget apa itu Email..yang akhirnya saya diajarin suami untuk belajar membuat email, awalnya dari plasa.com...nah pada saat browsing itu..saya menemukan web yang isinya untuk kursus Online gimana menghasilkan dari internet...Puiiih... tertarik juga, dan saat itu pula saya dianjurkan untuk ikutan tapi nggak lama..dan nggak sampe selesai..hanya sampe pembuatan bikin Blog, tapi hanya dasarnya saja....

Akhirnya nyari-nyari sendiri dan selanjutnya saya mencari keyword "kerja dirumah", ternyata keluar banyak pilihan..dan menemukan web yg didalamnya sebagai wadah para bunda..iiih senengnya sampe masuk ke Web tersebut dan iseng klik setiap link, banyak berita bagus...dan disitu pula saya mengenal Mailing list..apa itu mailing List....dan ternyata di Millist tersebut, harus mempunyai Account Yahoo..dan alhamdulillah dicoba bisa, dan sampe akhirnya ikutan millist tersebut  dari tahun 2005 akhir sampe sekarang....

Selain  itu pula saya sambil belajar blog....dan saya merasa nggak puas karena di Millist tersebut, banyak yang mempunyai blog udah pada bagus semua....dalam hati saya pengen seperti mereka..dan saya browsing terus menemukan Blog yang penuh inspiratif..dari bagaimana cara membuat blog sampe bikin kontennya, widgetnya, ..  waaah pokonya gimana caranya blog kita cantik dan menghasilkan hehehe...

Pada tanggal 5 juli 2006 saya sudah terbit postingan pertama dengan judul "cara menghentikan tangisan bayi"..Senengnyaaa..punya blog walaupun saat itu templatenya masih original, dan sambil postingan terus, saya nyari template-template lagi yg bagus....dan mencari informasi untuk mempercantik blog..dan Blog yang saya kelola saya mengambil tema dunia anak, karena saat itu saya sangat berharap terjun di dunia maya dapat menginspirasi saya dalam pengasuhan anak...yang akhirnya saya selalu mengumpulkan artikel-artikel tentang anak...hasilnya yaa sampe sekarang tetep menulis..sampe tidak dari artikel aza, tapi pengalaman pribadi dari pengasuhan anak sendiri...

Nah dari belajar dan belajar mempercantik Blog, dan template pun dari tahun 2006 3 kali ganti template yang gratisan....dan tahun 2008 ada seorang teman blogger juga yang bersedia membuatkan template yang cantik dan full colors...yang alhamdulillah sampe sekarang saya pakai..terima kasih ya Mbak Rini.....

Dan sepanjang  2006 -2009 saya mengikutti terus reseller-reseller dan pasang iklan orang lain...,...dan ternyata berhasil..ppuiiih... seneng juga kalau udah ada transfer dari hasil ngeblog...hehehe maaf ya agak narsis...hanya ini adalah suatu pengalaman yang sangat berharga dalam hidup, dan banyak teman, wawasan, pengetahuan di dunia IT dan dari ngeblog juga saya akhirnya bisa menjual produk sendiri yaitu penjualan buku....

Dalam pembuatan Blog tersebut memang tidaklah gampang tapi penuh dengan perjuangan, yaa akhirnya saya belajar OTODIDAK dalam ngeblog, bikin web,  juga sampe mengotak -ngatik HTML sendiri...wooow...asyik juga sampe sekarang menjadi suatu hobby, dan dalam membangun Blog tidak jarang pula saya begadang sampe subuh, karena pengen yang terbaik buat blog saya...dan disitu mempunyai suatu kepuasan bathin saya kalau hasilnya bagus....dan sungguh senengnya kalo ada teman-teman blogger komentar dan karena pasang Oggix untuk buku tamu..kalau banyak yang nulis disitu..seneng, bangga..dan termotivasi terus dalam belajar dan belajar mengelola Blog dan yang lainnya ...

Dari situ pula saya belajar SEO nya..(optimasi search engine)....dan berhasil  dari tahun 2007 sampe sekarang Blog saya tetap diurutan pertama  di Google, kalau orang mencari kata kunci "Dunia Anak"...dan "tips dunia anak"...dan di Yahoo berada di rangking 3 tetep halaman pertama.....sungguh senengnya....ayoo semangat..!!!

Nah dari Blog juga saya bisa menjadi saya sendiri..dan setiap kegiatan apapun..saya selalu berada di bidang yang saya tekuni sekarang



Mendidik dengan Pembiasaan

 Mendidik Anak tidak hanya harus dengan nasihat-nasihat saja, ternyata dengan pembiasaan pun anak lebih bisa, dan lebih gampang untuk dijadikan pola didik yang baik, Seperti halnya dengan kebiasaan-kebiasaan kita dalam kehidupan sehari-hari ......

Contoh :
1. Membiasakan Gosok gigi sebelum tidur .........Kebiasaan ini buat anak kadang agak gampang susah, tapi ternyata kalo kita membiasakannya dari Awal,... terus sebelumnya  kita  memberikan pengertian buat anak kita juga... pentingnya gosok gigi...ternyata dengan pembiasaan itu...anak kalo sekali ngga gosok gigi ngga enak..nagih terus...

2. Makan dan Minum Sambil Duduk.....Kebiasaan ini pula kita kadang terlupakan terhadap anak, akan tetapi bisa dilakukan dari kecil, dan kita terangkan mengapa harus duduk, dan disitu pulalah konsistensi kita terhadap anak...dan juga membiasakan do-a sebelum dan setelah makannya....
"jadi teringat ketika ada pertemuan dengan keluarganya Abah Ihsan baihaqi (pendiri PSPA)..Subhanallah Abah begitu konsistennya terhadap anak ketika mau memberikan minuman...dengan tegas dan penuh kasih sayang, ketika memberikan minuman tersebut, anak untuk duduk terlebih dahulu..dan Anak juga langsung menurutinya karna dengan pembiasaannya...ternyata aku praktekkan ..bisa juga..dan semua pasti bisa seperti itu..."
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian minum sambil berdiri. Barang siapa lupa sehingga minum sambil berdiri, maka hendaklah ia berusaha untuk memuntahkannya.” (HR. Ahmad no 8135)

3. Matikan Televisi, Nyalakan Semangat Baca Buku
Dengan Membiasakan mematikan televisi di rumah kita berawal dari kita sebagai Orangtua yang harus konsisten untuk tidak menyalakan TV...atau kalaupun belum bisa, kita beri waktu  seminggu sekali (sabtu-ahad)...tapi kalau kita bisa membiasakan hal tersebut...dan sabtu-ahad, anak kita ajak bermain keluar ataupun bersilaturahmi ke saudara, dan sekalipun anak nonton TV, tidak akan betah..karena sudah terbiasa tidak nonton TV, dan untuk kesehariannya..kita bisa alihkan dengan bermain buku, cerita buku, baca buku.....disitulah peran Orangtua yg pro Aktif..Insya Allah bisa..dan saya pun coba hal ini sudah bisa...dan kita harus sering menyalakan semangat buat anak-anak kita terhadap buku...dan insya Allah anak akan suka buku...

4. Memisahkan tidur Anak dengan Orang tua
Dengan membiasakan memisahkan tidur anak dan kita, terkadang bisa terlaksana hanya beberapa saat, tapi setelah saya coba dengan penuh tega, dengan penuh konsistensi...awalnya..tengah malem bangun, langsung masuk ke kamar kita, besoknya sama, dan selanjutnya..anak nangis pengen ditemenin, dengan  secara tegas, kita kasih pengertian buat anak, " pasti bisa, anak berani bisa tidur sendiri..." subhanallah berangsur akhirnya bisa sendiri..dan mau tidur sendiri.......

Dan dari Contoh-contoh tersebut masih banyak contoh-contoh lain dalam mendidik dengan pembiasaan...dalam kehidupan kita sehari-hari..Insya Allah semua bisa..karena segala sesuatu kita harus bisa membiasakan apapu yang kita lakukan terbaik buat anak-anak kita


Wednesday, July 22, 2009

Meledaknya Emosi si buah hati

Saat anak kita sedang mengalami ledakan emosi, baik dengan teriakan maupun tindakan fisik lainnya, dia tidak akan bisa menerima alasan atau bujukan, tetapi justru terhadap apapun yang anda lakukan anak akan merespons secara negatif. Kemudian, jika kita tidak bisa menahan emosi, kita akan ikutan marah, dan mungkin kita akan meninggalkan anak anda sendirian...
 
Cara mengatasi sikap manja yang berlebihan apalagi sampai mengganggu kemandirian anak diantaranya adalah dengan :

1. Melakukan pengenalan terhadap pengalaman pribadi kita, kemudian sadari bahwa masa kecil yang kurang bahagia, dikekang atau serba kekurangan tidaklah berarti dengan begitu kita ingin memanjakan anak kita lantaran tidak ingin terulangnya masa-masa yang lalu tersebut terhadapnya.

2. Anak jangan selalu dijadikan sebagai pusat perhatian. Sebaiknya usahakan agar anak juga banyak melihat kegiatan dan mendengar pembicaraan orang-orang disekitarnya.

3. Anak yang merengek minta perhatian. Cobalah alihkan dengan hal lain yang disukainya. Lakukan hal ini setiap kali sambil menjelaskan bahwa anak perlu melakukan hal penting terlebih dahulu.

4. Berilah contoh cara bergaul yang baik. Misalnya, dengan mengajarkan anak kita meminjamkan barang yang diperlukan oleh temannya.

5. Berikan pelukan kasih sayang dan kata-kata yang membuat dirinya nyaman.

6. Jika keinginan anak bermanja secara tiba-tiba meningkat dan nampak dengan jelas ada reaksi pada waktu-waktu tertentu. Berikanlah waktu pada anak untuk menyesuaikan diri memenuhi kebutuhannya tersebut.

Adapun untuk mengatasi masalah prilaku anak yang senang memukul, mencubit atau menendang adalah sebagai berikut :

1. Orang tua bersikaplah tegas dengan menegakkan disiplin yang sudah disepakati bersama (antara anak dengan orang tua).

2. Reward, berikanlah reward atau ganjaran yang positif untuk tingkah laku anak sesuai dengan yang diharapkan. Langkah ini di ambil manakala anak bertingkah laku baik seperti tidak memukul. Saat seperti itu berilah ia hadiah atas usahanya untuk berubah. Dan tidak harus hadiah selalu berupa barang tapi bisa dengan pelukan, ciuman, makanan kesukannya atau sekedar dengan ucapan terima kasih.

3. Ajarkanlah ketrampilan sosial pada anak. Karena anak perlu dilatih mengatakan apa yang ia kehendaki dan memikirkannya secara jelas.

4. Pada saat yang tepat. Berilah alternatif dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain, dan bercerita serta orang tua bertindak sebagai pendengar aktif.

5. Menetapkan aturan yang jelas. Artinya orang tua harus tegas ketika anak melakukan aksinya. Sehingga nada bicara maupun ekspresi menunjukkan bahwa orang tua tidak sepakat dengan aksi itu. Contoh, ketika anak menendang maka kita bisa mengatakan : “Maaf ade, kalau ade masih suka menendang seperti itu, maka mama tidak izinkan ade untuk bergabung bersama kakak dan mama melanjutkan permainan ini!”

6. Selalu menjaga hubungan yang harmonis dengan anak sesibuk apapun kita. Karena salah satu sumber perilaku negatif anak adalah karena kebutuhan akan kasih sayang yang tidak terpenuhi, terutama dari orang tuanya. (by.eramuslim.com)

Monday, July 06, 2009

Bersama Anak bukan di DEKAT anak

Memang setiap Orangtua kadang nggak 'ngeh' antara bersama anak dan DEkat anak....padahal kedua-duanya sangatlah penting...teruatama yang kedua orangtuanya bekerja dan otomatis efektifitas bersama anak sedikit.....ada tips  and Trik nih dari Abah Ihsan Baihaqi (pendiri sekolah Orangtua PSPA)

1.sesibuk apapun sediakan waktu BERSAMA ANAK. setengah jam sehari minimum. tak berlebihan dan tak berat insya Allah menyediakan waktu setengah jam sehari kan? syukur2 bisa satu jam sehari. 

Bersama anak itu artinya bukan Anda di DEKAT ANAK, ada banyak orangtua 24 jam hadir di dekat anak tapi tak 5 menit pun BERSAMA ANAK. bersama anak itu artinya anda bicara DENGAN anak, bukan bicara KEPADA anak. Anda mendengar hati anak. Anda mungkin juga bisa tersenyum, tertawa, menangis, menempel, mewarnai, bercerita, ngacak2 kamar, beres2 bareng2. dan lain-lain 

2. Jangan pernah MENEBUS DOSA bekerja Anda dengan menawarkan banyak hal (permainan, kue, hadiah) pada anak secara berlebihan, yang lebih dari yang dia butuhkan, bahkan mungkin anak Anda tidak membutuhkannya. banyak orangtua yang bekerja, tidak semua, kerap memberikan anaknya yang ditinggal bekerja dengan berbagai hadiah atau hampir sebagian besra keinginan anak orangtua penuhi. Ini tidak produktif untuk masa depan anak. Anak2 Anda dapat menjadi anak2 yang instant, karena segala keinginan anak dipenuhi. 

3. Sebelum tidur, tatap matanya, cium keningnnya doakan dia dengan penuh kekhuysuan. Jika memungkinkan, biarkan ia mendengar apa yang kita doakan. 

4. Mulailah setiap pagi dengan penuh kemesraan pada anak. Buat dia sampai tertawa jika Anda bertemu dengannya. Ketika anda berinteraksi dengan anak pada saat lelah sekallipun, sungguh yang merasakan kebahagiaan sejati adalah orangtua, bukan anaknya

5. Bekerjasama dengan suami, intstallkan nilai2 positif pada anak melalui cerita. Gantian dengan suami, senin mama, selasa papa dan sterusnya atau terserah kesepakatan anda berdua. ini adalah bekal jangka panjang untuk anak.