.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Tuesday, October 21, 2008

Menangani Anak nggak betah di Sekolah

Tidak terasa waktu berjalan terus, dan ternyata ya kita sebagai Ummi bagi anak-anak, kita tentunya kita pengen dong , anak-anak kita semuanya lancar termasuk, ketika anak mulai sekolah, dan anaku udah mulai masuk SD......wuiiiih mulai deh , hati kita dibuatnya lebih sabar lagi....ya dan Azka Anakku nggak kerasa masuk SD, sekarang udah berjalan selama 4 bulan, ya alhamdulillh dia masuk SDIT Lukmanul Hakim, yang nota bene memang termasuk sekolah islam yang sangat ideal bagi kami...serius amat sih hiks-hiks.....

Dari awal masuk sampai sekarang banyak perkembangan, sehingga ya gitu namanya anak, kita nggak bisa menduga hari ini gimana , besok gimana, ....Azka termasuk tipe adaftasi uang lama di sekolahnya, hampir 2 bulanan, alhamdulillah, tertangani oleh guru-gurunya, kita tidak lupa berdoa, dan lebih sabar lagi,

Karena sekolahnya fullday..kadang moody anak nggak bisa ditebak, pada bulan pertam sering ngeluh nggak mau sekolah, capeklah, nggak betahlah, ya alhamdulilah aku selalu komunikasi sama Gurunya, wal hasil sekarang Azka udah enjoy lagi di sekolah apalagi di Kelas sebelumnya ngga mau masuk kelas, dan kebetulan guru BK nya sabar banget sampai Azka kertergantungan sama Pa Maman....mmmmm

Perasaan Was-was sering ya, almaduliilah kita positif aza ke Azka, bagaimana anak kita betah di sekolah :
  1. Selain berdoa, bersabar, kita harus komunikatif dengan guru-gurunya.
  2. Dekatkan anak kita sama teman-temannya, biarkan anak kita menilih sendiri jangan dipaksa sama kita......dan dirumah pun anak sering cerita hari ini main sama siapa,...
  3. Jangan paksakan Anak belajar biarkan anak kita sesuai moodynya, tapi kita harus tetap memotivasinya. (ya itu terbukti hampir 6 mingguan azka nggak mau masuk kelas, tapi lama kelaman , dia bosan juga diluar terus, alhamdulillah sekarang mengikutinya, biarkan mengenal lingkungan sekolah, baru mengenal lingkungan kelas dan teman-temannya.
  4. Dirumah kita berikan gambaran atau cerita-cerita menarik tentang ibu atau bapak gurunya, misalnya, tadi Pak guru ini seru ya ngasih cerita buat kaka, sampai anak itu ada perasaan nyama sam Guru tersebut.
  5. selalu positif thingking pada anak kita dan yakin bahwa anak kita bisa mengikuti semuanya.
  6. Percayakan sepenuhnya ke sekolah insya Allah kita percaya pada sekolah, anak kita bakalan nyaman, karena feeling kita sebgai orang tuanya selalu ada kontak bathin bagi anak kita.
Dari itu semua emang terbukti buat Azka, kita kembali pada diri kita sebagai ibunya....lebih sabar, banyak berdoa dan tentunya berikan motivasi dengan cinta dan kasih sayang buat anak kita, dan ini adalah suatu pengalaman berharga lo buat saya, mudah-mudahan anak-anak kita menjadi anak yang soleh Amin.......

Tuesday, August 19, 2008

Ketika Anak mulai masuk SD

Waduh Udah lama lama aku nggak posting neh....buat pembaca setia tips dunia anak, mohon maaf ya belum kejawab semua pertanyaannya, soalnya lagi sibuk, urusan pidahan rumah, anak masuk SD, ternyata Anak masuk SD nggak kerasa juga, baru kemaren TK, ya anakku Azka masuk dunia baru tuh rada-rada mogok, jadi lumayan 2 mingguan kemaren nangis aza awalnya, apalagi Azka diterima di SDIT Lukmanul Hakim, disana Fullday, alhamdulillah sih sekarng udah lancar lagi, tapi kemaren liburan 17 agustusan 3 hari, tadi nangis lagi, hmmm bingung deh, apa terlalu lama nggak ya liburannya..

kadang anaknya yang enjoy kita deg-degan juga , ada perasaan nggak bisa ngikutin, ya mudah-mudahan nggak seperti itu....

Wednesday, January 23, 2008

Al Quran dapat mempengaruhi kecedasan Anak


Dulu sebelum ada penelitian bahwa janin yang ada didalam kandungan harus sering mendengarkan musik klasik, bahkan sekarang pun masih ada yang pake khususnya yang muslim, padahal dia tahu manfaat janin diperdengarkan Al Quran atau Murrotal, sangat bagus untuk pendidikan janin tersebut, tapi tetep yang pake musik klasik tersebut lebih percaya banget pada musik klasik, "Aneh kan?" padahal justru Al Quran lah yang sangat ermanfaat sekali, karena dulu belum ada penelitian. coba deh buktikan.
ini contoh isi AlQuran buat anak I Love My Al Quran (Mizan)

Kini tengah dikembangkan metoda pendidikan pada janin yang dilakukan dengan memberistimulasi (rangsangan) pada sel-sel otak janin.

Caranya dengn memperdengarkan bacaan Al Quran, nasyid, cermah dll. menurut para ahli , organ-organ tubuh janin selesai terbentuk pada usia 5 bulan dalam kandungan, setelah masa itu, terjadi proses perkembangan atau pematangan dari seluruh sel-sel organ yang telah terbentuk dan berfungsi secara sempurna, bersamaan dengan itu, disuia ini otak janin pun sudah mampu menterjemahkan rangsang suara.
Jadi, memang benar jika Ibu hamil sering memperdengarkan bacaan Al Quran bisa merangsang sel-sel otak janin sebelum lahir, tapi bukan berarti janin akan lebih cerdas dengan kapasitas dan volume otak yang lebih besar karena bagaimanapun volume otak sudah ditentukan oleh gen masing-masing,minimal, sel-sel otak sudah diberi stimulasi sedini mungkin hingga ia dapat bekerja lebih optimal.

Thursday, January 10, 2008

perkembangan Otak Anak dari MemBACA

Membaca merupakan salah satu upaya terbaik untuk membantu perkembangan otak anak :

1. Membaca merupakan salah satu fungsi tertinggi otak manusia (dari semua makhluk hidup di dunia ini cuma manusia yang bisa membaca).

    2. Membaca merupakan salah satu fungsi penting dalamhidup, dapat dikatakan bahwa semua pross belajar didasarkan pada kemampuan membaca.

    3. Berkat kemajuan dalam penelitian otak, kita tahu bahwa membaca cerita bagi anak mempunyai manfaat intelektual, emosional dan fisik, yang dapat meningkatkan perkembangan anak.

    4. Dengan tumbuh dan berkembangnya minat baca pada diri anak, minat belajarnya pun akan menjadi tinggi, sehingga kalau orangtua mampu mengantarkan anaknya menjadi gemar membaca, maka anak akan mampu belajar secara mandiri.

Dari uraian itu semua sangat bermanfaat sekali dan banyak bukti setelah buku sebagai pedoman mainan anak utama, dan itu aku praktekan buat Azka dan Azzam, hasilnya....Subhallaah, walaupun mereka belum bisa baca tapi minat akan bukunya sangat tinggi.

Dan teringat juga ketika ikut seminar yang menjadi narasumber nya Andi Yudha dan M. Faudzil Adzim...trnyata bagaimana mereka mendekatkan anak-anaknya terhadap buku, dan buku juga sebagai sumber mainan utama dan pengganti televisi juga. Coba kita bayangkan setiap hari kita bacakan buku buat anak-anak, itu sangat nggak nyangka Anak akan lebih cerdas, dibandingkan anak yang jarang dibacakan buku. dan itu bisa terbukti.

Para peneliti di Baylor College of Medicine menemukan bahawa apabila anak-anak jarang diajak bermain atau dibacakan buku perkembangan otaknya 20% atau 30% lebih kecil daripada ukuran normalnya pada usia itu.