.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Wednesday, July 05, 2006

Tips Menghentikan Tangisan Bayi

Banyak cara dapat dilakukan untuk menenteramkan si buah hati, berikut beberapa cara untuk menghentikan tangisan bayi.

Gendong
Gendong bayi dalam posisi tegak lurus dengan peruut menempel didada kita.
Tepuk-teppuk punggungnya dengan lembut.
Bawa ia berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau keruangan lain. Bisa juga dengan cara meletakkannya di kereta bayi dan dorong perlahan-lahan dengan hati-hati. Jika kondisi kita tak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan ia di lengan, sementara kita duduk di kursi goyang, goyangan ynag lembut akan menenangkannya.

Usap atau Tepuk-Tepuk dengan Lembut
Beberapa bayi dapat ditenangkan hanya oleh sentuhan tanpa harus menggendongnya. Ia bisa tenang hanya karena ditepuk-tepuk pantatnya atau diusap-usap pungungnya, sambil kita bersenandung lembut.

Beri Sesuatu untuk Diisap
Pada umumnya setiap bayi menjadi tenang dengan mengisap beri bayi mainan khusus untuk digigit atau bimbing ia menemukan jari-jemarinya untuk dimasukkan ke mulutnya, bisa juga kita menggunakan jari kelingking yang sudah dibersihkan untuk diisap.

Alihkan Perhatiaanya
Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperlihatkan sesuatu yang menarik sehingga ia lupa pada tangisannya. Gambar-gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan mempesonanya. Cermin juga bisa digunakan. Ia akan senang melihat wajahnya sendiri.

Tunggu Amarahnya Reda
Kita tidak selalu dapat menenangkan bayi yang frustrasi.Bahkan jika dia tak senang duduk di kursinya. Kita tak dapat memecahkan masalah dengan memindahkan dan mengangkatnya.
Ketika tak ada hasilnya, cobalah rileks. Jangan terpaku untuk menghentikan tangisnya jika kita tak menemukan hal serius atau sesuatu yang salah. Tunggu saja sampai kemarahannya reda. Setelah amarahnya reda, beri kata-kata yang menyejukkan dan buat ia asyik dengan mainan penuh warna. Rangkulan dan gendongan juga bisa menenteramkannya. Kasih sayang kita, bukan hanya mengerem kemarahannya, tapi juga membantu si kecil mengembangkan rasa aman dan perasaan baik.

SUMBER : SINDO, Selasa, 20 Desember 2005
Post a Comment